Mengapa SIQOLA Beralih dari WhatsApp ke Notifikasi Aplikasi
Selama ini pemberitahuan kehadiran dikirim melalui WhatsApp. Cara itu berhasil menjangkau hampir semua orang tua, tetapi memiliki kelemahan yang tidak dapat diperbaiki dari sisi kami.
Masalah dengan gateway tidak resmi
Layanan pengiriman WhatsApp yang tidak resmi berulang kali diblokir. Setiap kali pemblokiran terjadi, pemberitahuan berhenti tanpa peringatan, dan sekolah baru menyadarinya setelah orang tua mengeluh.
Selain itu, setiap pesan memiliki biaya. Untuk sekolah dengan ratusan siswa, biaya ini terakumulasi setiap bulan.
Portal orang tua sebagai jalur utama
Notifikasi aplikasi tidak dapat diblokir oleh pihak ketiga dan tidak dikenai biaya per pesan. Karena itu, mulai versi 1.5.0, notifikasi aplikasi menjadi jalur utama.
Ada konsekuensi yang perlu diketahui: notifikasi aplikasi hanya sampai kepada orang tua yang telah memasang aplikasi. Karena itu peralihan ini dilakukan bertahap, bukan sekaligus.
WhatsApp tetap ada sebagai cadangan
WhatsApp tidak dimatikan. Ia dilewati hanya untuk orang tua yang benar-benar terjangkau aplikasi, dan tetap dikirim untuk orang tua yang belum memasangnya.
Yang lebih penting, bila notifikasi aplikasi gagal terkirim — misalnya karena aplikasi telah dihapus atau ponsel berganti — pesan otomatis dialihkan kembali ke WhatsApp. Dengan begitu tidak ada orang tua yang kehilangan kabar tanpa disadari siapa pun.
Jaring pengaman terakhir
Setiap pemberitahuan tetap tersimpan di dalam aplikasi pada tab Notifikasi. Walaupun pesan di layar terlewat atau terhapus, riwayatnya dapat dibuka kapan saja.
Inilah keunggulan yang tidak dimiliki WhatsApp: pesan yang hilang di percakapan tidak dapat dipanggil kembali, sedangkan riwayat di aplikasi selalu ada.
Untuk sekolah
Sekolah dapat memantau berapa banyak orang tua yang sudah terjangkau aplikasi melalui layar Pesan Ortu. Angka itu menunjukkan seberapa jauh peralihan sudah berjalan, sekaligus memperkirakan penghematan biaya pesan.
Selama angka itu masih rendah, biarkan WhatsApp tetap aktif. Peralihan ini dirancang agar tidak ada satu pun orang tua yang kehilangan kabar di tengah jalan.